Tanggal :

Pengamat Pendidikan Kalbar Nilai Keputusan Penundaan UN Tepat

Dibaca: 935 kali  Rabu,25 Maret 2020 | 17:25:04 WIB
Pengamat Pendidikan Kalbar Nilai Keputusan Penundaan UN Tepat
Ket Foto : Akademisi Kalimantan Barat, Dr.Aswandi saat menjadi narasumber dalam acara pembukaan Diseminasi Wakil Kepala Daerah Kabupaten/kota se Kalimantan Barat di hotel Aston Pontianak, Selasa (17/12/2019).

PONTIANAK - GETARPIJAR.COM - Penundaan Ujian Nasional  yang dilakukan pemerintah Kalbar hingga pembatalan yang diumumkan oleh Mendikbud dalam mencegah penularan virus Covid - 19 dianggap sebagai keputusan yang tepat oleh pengamat pendidikan Kalbar Aswandi.

 

Menurut Aswandi keputusan yang di ambil pemerintah tentang penundaan pelaksanaan UN hingga akhirnya dinyatakan batal oleh Kementerian merupakan sebuah tanda bahwa Indonesia serius menangani wabah virus Covid-19 ini.

 

"Bagus itu, artinya pemerintah serius menangani penekanan penularan Corona.

 

Pemerintah mengerti bahwa tidak bisa memaksa tetap ujian, karena siswa juga bisa jadi suspect ketika mereka bertemu dengan teman yang sudah positif" ungkapnya.

 

Aswandi juga mengungkapkan jika seandainya pemerintah sempat ingin tetap melanjutkan UN, pilihan yang mungkin bisa dilakukan adalah dengan pengaturan jarak aman siswa agar penularan virus Covid-19 bisa diminimalisir.

 

"Kalo kemarin seandainya pemerintah masih berniat melanjutkan UN, saya sempat berfikir mungkin sekolah harus mengubah posisi duduk siswa agar tidak saling berdekatan.

 

Itupun kalo sekolah mampu melakukan dengan waktu yang sangat singkat, karena pemindahan posisi komputer itu tidaklah mudah apalagi harus diatur jaraknya" lanjutnya.

 

Pengamat pendidikan Kalbar ini juga mengatakan dengan pembatalan UN ini siswa diharapkan tidak berkeliaran diluar jika tidak terlalu penting apalagi nongkrong tidak jelas yang membuat mereka tertular Covid- 19.

 

" Siswa janganlah berkeliaran, libur ini bukan untuk jalan-jalan apalagi nongkrong.

 

Pemerintah menjaga supaya semua orang terhindar dari Corona, jangan sampai mati konyol hanya karena ingin tetap ngumpul.

 

Kumpul sama keluarga lebih penting saat seperti ini " tuturnya. (Sumber: Tribun Kalbar)

Akses getarpijar.com Via Mobile m.getarpijar.com
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR

Rabu,24 Agustus 2022 - 10:21:06 WIB

Bupati Rohul Hadiri Sosialisasi Sinergi dan Kolaborasi Pemberdayaan UMKM Kemenkeu

Acara sinergi dan kolaborasi pemberdayaan UMKM kemenkeu satu di sektor kelapa sawit Provinsi Riau dibuka langsung oleh Gubernur Riau Drs.H.Syamsuar M.Si yang ditandai dengan pemukukan gong tiga kali dan dilanjutkan dengan sesi penandatanganan MoU kemenkeu satu oleh Gubernur dan Bupati/ Wali kota se Provinsi Riau. hadir dalam sosialisasi tersebut Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Riau Ismed Saputra, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Andin Hadiyanto dan Gubernur Riau Syamsuar acara sosialisasi tersebut.(MC/Kominfo)