Tanggal :

Pemkab Rohil Terus Memperkuat Sistem Pelayanan Kesehatan

Dibaca: 189 kali  Kamis,07 November 2019 | 17:45:11 WIB
Pemkab Rohil Terus Memperkuat Sistem Pelayanan Kesehatan
Ket Foto : Bupati Rokan Hilir H. Suyatno, Wakil Bupati Rohil Djamiluddin dan Sekdakab Rohil Drs H Surya Arfan MSi saat mengunjungi RSUD dr Pratomo beberapa waktu lalu
ROKAN HILIR - GETARPIJAR.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) terus berupaya meningkatkan dan mmeperkuat kompetensi tenaga kesehatan, meninngkatkan kualitas dan kuatintas pelayanan kesehatan dengan membangun puskesmas dan memperbaiki fasilitas dan pengadaan untuk pelayanan masyarakat dan juga sistem pelayanan yang ada di Kabupaten Rokan Hilir.
 
Bupati Rokan Hilir H. Suyatno menegaskan kepada dokter dan perawat untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, Ia tidak mau lagi ada mendengar pelayanan –pelayanan yang tidak Baik, baik itu di rumah sakit maupun puskesmas.
 
Dalam Hal Pelayanan Kesehatan Pemkab Rohil telah mengambil kebijakan dibidang kesehatan hulu maupun di hilir, kemudian Tenaga kesehatan, Selanjutnya, Institusi Kesehatan diharapkan penerapan standar mutu dan standar tarif dalam pelayanan kepada masyarakat.
 
Pemrintah Kabupaten Rokan Hilir sangat berkeinginan untuk terus meningkatkan kesehatan dan pelayanan bagi masyarakat terus dilakukan berbagai macam upaya pembangunan maupun perbaikan Pemkab Rohil, hingga saat ini tengah gencar-gencarnya melakukan pembangunan beberapa Puskesmas di beberapa Kecamatan. Hal tersebut dilakukan demi memberikan pelayanan yang optimal bagi seluruh masyarakat Rohil.  Baik yang berada di ibu kota kabupaten maupun pelosok daerah.
 
 
Bekali Ilmu kepada Bidan
 
Pemerintah Kabupaten (pemkab) Rokan Hilir (Rohil) saat ini masih terus meningkatkan dan memperkuat sistem pelayanan kesehatan hingga kepelosok desa yang ada di 18 kecamatan di Rohil. Selain meningkatkan berbagai insfraruktur, pemkab rohil juga melakukan pembinaan kepada para dokter dan bidan. Karena dokter dan bidan sangat berperan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat banyak.
 
Para bidan yang tersebar dikabupaten Rohil terus diberikan pembinaan dan pelatihan dengan harapan mampu kedepannya mampu bersaing agar bisa memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal serta mampu mengurangi angka kematian kaum ibu dan bayi.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Dengan palayanan kesehatan yang baik diberikan kepada masyarakat maka secara otomatis akan mampu mengurangi angka kematian bagi kaum ibu dan bayi. Selain dari pada itu, Bidan juga harus mampu menguatkan peran dalam pemberdayaan perempuan dan keluarga untuk pendukung pencapaian SDGS.
 
Pemkab Rokan Hilir berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan agar para bidan kita tidak ketinggalan dengan bidan-bidan yang ada di daerah lain, maka bidan itu harus bisa berkembang seiring dengan ilmu teknologi dan perubahan ditengah masyarakat. Untuk itu para bidan harus memiliki Manshet untuk mengembangkan dirinya.
 
 
RSUD dr Pratomo Terima Akreditasi Bintang Tiga
 
Rumah Sakit Umum (RSUD) dr Protomo Bagansiapiapi, meriah penghargaan Akreditasi Bintang Tiga dari komisi Akreditasi RSU Jakarta di Jakarta. Penghargaan Akreditasi Bintang Tiga diterima langsung oleh Bupati Rohil H. Suyatno dari dr Sutoto, M.kes dan disaksikan oleh Kepala Bappeda Rohil HM Job Kurniawan, dan Direktur RSUD Bagansiapiapi dr Tribuana Tungga Dewi.
 
Bupati Rokan Hilir, H. Suyatno menyebutkan, bahwa penghargaan yang diterima berkat bukti kerja keras pemerintah, terutama peran bidang kesehatan dan para medis serta dukungan masyarakat. "RSUD dr protomo sebelumnya pernah meraih Akreditasi. Penghargaan 2019 prediket Akreditasi bintang tiga melewati Bintang satu dan dua, ini luar bisa", ungkap Suyatno.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Ia berharap, struktur bidang kesehatan tetap konsisten dalam upaya memberikan pelayanan terbaik di bidang kesehatan dan pendidikan. "Penghargaan yang diterima merupakan berkat kegigihan dan kerja keras para bidang kesehatan, kedepan bisa ditingkatan pencapaian akreditasi bintang lima", pintanya.
 
"Untuk peningkatan pelayanan pada pasien cuci darah, kita akan tambah alat HD lagi dengan sistem KSO. Saat ini RSUD Pratomo cuma punya 4 alat saja, sementara pasiennya banyak," kata Direktur RSUD  Pratomo Bagansiapiapi, dr Tri Buana Tungga Dewi.
 
Terkait penambahan alat HD tersebut puhak RSUD juga sudah pernah menyampaikannya kepihak Pemkab Rohil beberapa waktu lalu dan ditijau langsung Bupati Rohil, H Suyatno. Penambahan alat HD tentunya akan membutuhkan ruangan baru, namun kata Tri Buana Tungga Dewi pihak RSUD Pratomo sementara waktu akan memaksimalkan ruangan yang ada.
 
"Pak Bupati sudah meninjau kondisi ruangan HD dan ia setuju dengan penambahan alat HD tersebut agar pelayanan kepada masyarakat dapat maksimal. Terkait masalah ruangan sementara waktu kita maksimalkan ruangan yang ada, kalau nanti kondisi keuangan daerah sudah baik mungkin pemkab Rohil juga akan membantu pembangunannya," ungkapnya. 
 
 
Targetkan Seluruh Puskesmas Tereakreditasi
 
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir tak bosan-bosannya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di bawah kepemimpinan Bupati Rokan Hilir H Suyatno agar menjadi lebih baik. Upaya menjangkau pelayanan kesehatan bermutu di tengah masyarakat hingga ke pelosok terus diwujudkan. 
 
Program Indonesia Sehat terdiri atas Paradigma Sehat, Penguatan Pelayanan Kesehatan Primer dan Jaminan Kesehatan Nasional. Ketiganya akan dilakukan dengan menerapkan pendekatan continuum of care dan intervensi berbasis risiko (health risk).
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Bupati Rohil, H. Suyatno mengatakan, paradigma sehat menyasar pada penentu kebijakan pada lintas sektor, untuk memperhatikan dampak kesehatan dari kebijakan yang diambil baik di hulu maupun di hilir. Kemudian Tenaga kesehatan diupayakan agar orang sehat tetap sehat. Seperti diketahui, peningkatan pelayanan bidang kesehatan masyarakat merupakan salah satu yang tertuang dalam visi misi Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
 
Keinginan pemerintah dalam meningkatkan kesehatan dan pelayanan bagi masyarakat terus dilakukan berbagai macam upaya pembangunan maupun perbaikan Pemkab Rohil, hingga saat ini tengah gencar-gencarnya melakukan pembangunan beberapa Puskesmas di beberapa Kecamatan. 
 
Dan saat ini, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilr telah memiliki 20 puskesmas yang akan diupayakan pada Tahun 2020 semua puskesmas sudah terakreditasi. Saat ini jumlah yang sudah terakreditasi 6 dan yang akan terakreditasi 9, sehingga ada sisa 5 puskesmas lagi yang rencananya akan diakreditasi pada Tahun 2019. 
 
Upaya Akreditasi puskesmas tersebut merupakan suatu upaya untuk penilaian apakah sistem manajemen mutu dan system penyelenggaraan pelayanan dan upaya pokok sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah melalui Kementerian Kesehatan. 
 
Agar Puskesmas dapat menjalankan fungsinya secara optimal perlu dikelola dengan baik, baik kinerja pelayanan, proses pelayanan, maupun sumber daya yang digunakan. Masyarakat menghendaki pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu, serta dapat menjawab kebutuhan mereka.
 
Oleh karena itu upaya peningkatan mutu, manajemen risiko dan keselamatan pasien perlu diterapkan dalam pengelolaan Puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif kepada masyarakat melalui upaya pemberdayaan masyarakat dan swasta. 
 
Penilaian keberhasilan Puskesmas dapat dilakukan oleh internal organisasi Puskesmas itu sendiri, yaitu dengan ”Penilaian Kinerja Puskesmas yang mencakup manajemen sumberdaya termasuk alat, obat, keuangan dan tenaga, serta didukung dengan manajemen sistem pencatatan dan pelaporan, disebut sistem informasi manajemen Puskesmas (SIMPUS). 
 
Untuk menjamin bahwa perbaikan mutu, peningkatan kinerja dan penerapan manajemen risiko dilaksanakan secara berkesinambungan di Puskesmas, maka perlu dilakukan penilaian oleh pihak eksternal dengan menggunakan standar yang ditetapkan yaitu melalui mekanisme akreditasi. 
 
 
Dapat Penghargaan dari Menkes RI
 
Beberapa waktu llau Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Terawan Agus Putranto memberikan tanda penghargaan bagi institusi yang telah berjasa dalam pembangunan bidang kesehatan di Provinsi Riau.  Penghargaan ini merupakan suatu bukti, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendukung bidang kesehatan untuk masyarakat.
 
Kelompok Asuhan Mandiri LC Rumbia I Desa Balam sempurna, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, ditetapkan sebagai Pemenang Pertama penilaian kelompok asuhan mandiri kesehatan tradisional melalui pemanfaatan TOGA dan akupressur tahun 2019 Kategori Kawasan Desa.
 
Sementara, Kelompok Asuhan Mandiri Bayangkara Jaya, Kepenghuluan bayangkara Jaya , kecamatan bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir ditetapkan sebagai Pemenang Kedua penilaian kelompok asuhan Mandiri Kesehatan tradisional melalui pemanfaatan TOGA dan akupressur tahun 2019 Kategori Kawasan Kota.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
"Alhamdulilah kita dapat dua penghargaan. Ini prestasi yang luas biasa dan harus dipertahankan, serta dikembangkan. Dalam kesehatan, pelayanan merupakan hal utama yang harus diberikan kepada masyarakat," kata Bupati Rokan Hilir H. Suyatno .
 
Bupati Rohilir juga menuturkan bahwa ini sudah merupakan pencapaian yang baik dan kebanggaan apalagi di seluruh Indonesia kita bisa mengharumkan Nama Provinsi Riau dan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
 
"Pencapaian Terbaik di Provinsi Riau sudah merupakan kebanggaan dan untuk di pertahankan, tentunya dibutuhkan suport serta dukungan instansi, dinas terkait atau CSR dari perusahaan agar Asuhan Mandiri LC Rumbia I Desa Balam sempurna dan Kelompok Asuhan Mandiri Bayangkara Jaya, Kepenghuluan bayangkara Jaya, kecamatan bagan Batu ke depan bisa lebih baik lagi," kata Suyatno. (Adv/PemkabRokan Hilir)
Akses getarpijar.com Via Mobile m.getarpijar.com
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR