Tanggal :

Pemkab Rohil Komit Mempercepat Pembangunan Infrastruktur

Dibaca: 104 kali  Senin,13 Mei 2019 | 21:20:49 WIB
Pemkab Rohil Komit Mempercepat Pembangunan Infrastruktur
Ket Foto :

ROKANHILIR - GETARPIJAR.COM - Bupati Kabupaten Rokan Hilir H.Suyatno, terus berupaya untuk mempercepat pembangunan di kawasan daerah pelosok,hal tersebut dilakukanya dengan melakukan perencanaan pembangunan kawasan Kabupaten Rohil, untuk Rokan Hilir sendiri pembangunan kawasan perbatasan terdapat di lima kecamatan yakni kecamatan Sinaboi, Pasir Limau Kapas (Palika), Bangko, Kubu Babussalam (Kuba), dan kecamatan Pekaitan.

Menurut Bupati Rokan Hilir, H. Suyatno, pentingnya di lakukan pembangunan infrastruktur seperti Jalan dan Jembatan tersebut, tentunya dalam rangka mempermudah masyarakat untuk memamfaatkan akses jalan menuju ke seluruh pelosok daerah khususnya di daratan, didamping itu, untuk membuka jalan baru tersebut Bupati Suyatno juga berusaha akan meningkatkan kondisi dan kualitas jalan di dalam kota dan luar kota.

Meski begitu, Pemkab Rohil tetap komitmen menjalankan program-program wajib serta program strategis lainnya. Seperti diantaranya Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi Kerakyatan, Industri dan Percepatan Pembangunan Infrastruktur Desa/Kelurahan, Program Peningkatan Ketahanan Pangan dan Perkebunan, Pengembangan Obyek Wisata parit Bepak, Pulau Tilan dan pulau jemur.

"Dengan membaiknya fasilitas infrastruktur khususnya jalan, jembatan, pelabuhan maka diharapkan cost trasportasi dalam daerah lebih murah dan aktivitas ekonomi masyarakat berjalan lancar mauaranya adalah pemeratan pembangunan antara satu kawasan dengan kawasan lainya," kata Bupati.

Sarana infrastruktur jalan masuk dalam kebijakan program pemerintah pusat dalam mengesa ekonomi masyarakat di daerah. Hal ini tentunya menjadi motivasi bagi pemerintah daerah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dalam memacu pembangunan khususnya di wilayah pesisir.



Rencana pembangunan akses jalan tersebut, pernah disampaikan Bupati Rohil Suyatno kepada Gubernur Riau Syamsuar, supaya pemerintah provinsi dapat memberikan bantuan membangun akses jalan Sinaboi-Dumai yang kini masih menjadi kendala.

Bupati Rohil H Suyatno, mengatakan bahwa pembangunan Jalan lintas pesisir sebagai jawaban dalam membenahi infrastruktur khususnya di wilayah pesisir yang kondisinya sangat buruk di beberapa kecamatan. Seperti jalan penghubung yang menjangkau ke arah Pedamaran Kecamatan Pekaitan, Kubu, KubuBabussalam sampai ke Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas.

Menurutnya, pembangunan jalan dengan menggunakasi metode penganggaran multiyears kualitas jalan yang dibangun sangat baik dan kuat apalagi mengingat lalulintas masyarakat, jasa transportasi serta angkutan hasil perkebunan sangat tinggi di jalur tersebut.
 
Ditambahkan, jika pembangunan Jalan Lintas Pesisir yang dimulai dari Jembatan Pedamaran II menuju Kecamatan Pekaitan, Kubu, PasirLimau Kapas hingga keLabuhan Batu Selatan selesai, Pemkab Rohil akan melanjutkan pembangunan Jalan Lintas Sinaboi Dumai.

"Kami akan coba menelusuri Jalan Lintas Sinaboi Dumai dengan kenderaan roda dua guna melihat seperti apa kondisi jalan tersebut. Karena informasi yang saya dapat tanah disana sudah banyak digarap," ungkapnya.

Bupati menilai apabila kedua jalan lintas pesisir tersebut sudah terbuka Kabupaten Rokan Hilir tidak akan menjadi negeri yang terisolir. Bukan hanya itu Pemkab Rohil saat ini juga sedang melakukan pembangunan Jalan Lintas Pesisir dari Tugu Elang Batu Enam, Bagansiapiapi menuju Jalan Lingkar ke Pelabuhan Nelayan sepanjang 6 kilometer.



Terus Ditingkatkan

Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Rokan Hilir terus di programkan. Bahkan setiap tahunnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) mendapatkan porsi lebih dari Pemerintah Provinsi (pemprov) Riau.

Tahun ini Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir mendapatkan porsi senilai Rp 68 miliar yang akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan lintas pesisir di Kabupaten Rokan Hilir.

Demikian hal itu dikatakan oleh Bupati H Suyatno usai menggelar rapat koordinasi bersama unsur jajaran forum komunikasi pimpinan daerah Rokan Hilir, bertempat di Mess Pemda Jalan Perwira, Kota Bagansiapiapi, Selasa 19 Februari 2019.

H Suyatno memaparkan tahun ini jalan lintas pesisir menembus ke wilayah Sumatera Utara (Sumut), di Labuhan Batu Selatan (Labusel) akan segera diselesaikan sehingga masyarakat Rokan Hilir khususnya warga Panipahan di Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) bisa lewat jalan lintas pesisir karena jarak tempuh yang lebih dekat.

“Jalan lintas pesisir menjadi skala prioritas Pemkab Rohil. Selain infrastruktur jalan, masalah air bersih juga perlu dipikirkan. Untuk itu di harapkan setiap tahunnya harus dianggarkan melalui dana Anggaran Pendapatan Belanja Daera (APBD) Provinsi Riau,” kata H Suyatno.

 



Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir mengharapkan pembangunan infrastruktur jalan provinsi, seperti Dumai-Sinaboi, jalan lintas Mahato Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Rokan Hulu tersebut berlanjut dan penting dilakukan sebab ketiga akses itu merupakan lintas batas.

“Jadi di Rokan Hilir itu hanya tiga titik jalan provinsi. Sedangkan sisanya adalah jalan kabupaten Rokan Hilir. Termasuk ruas jalan nasional Ujung Tanjung Bagansiapiapi yang hari ini terus melakukan progres pekerjaan mulai dari simpang Tugu Ayam Kecamatan Tanah Putih terus mengarah ke Simpang Poros,” katanya.

Bupati H Suyatno membeberkan, pada tahun 2020 mendatang Pemkab Rohil berharap mendapatkan porsi lebih baik dari pemerintah provinsi Riau, untuk membangun infrastruktur jalan sehingga tidak ada lagi lubang yang menghiasi jalan lintas Ujung Tanjung-Bagansiapiapi, sesuai dengan janji pihak kementerian Pekerjaan Umum (PU) provinsi Riau.

“Kemarin sudah kita tawarkan agar dua tahun anggaran pada 2020 jalan Ujung Tanjung-Bagansiapiapi bisa rampung. Dan ini kesemuanya adalah kerja keras kita doa kita bersama masyarakat Rohil karena bagaimana pun Ujung Tanjung Bagansiapiapi merupakan urat nadi kita yang selalu kita lewati siang dan malam tanpa waktu,” kata bupati menjelaskan.

Selain jalan jalan Ujung Tanjung Bagansiapiapi, sesuai informasi yang didapat, jembatan Jumrah di Kecamatan Rimba Melintang terlihat sudah mulai rusak, di khawatirkan ini dapat membahayakan pengguna jalan juga warga Bagansiapiapi dan sekitarnya.

Dilaporkan bahwa jembatan jumrah sudah mulai terkikis termakan abrasi ini akan membahayakan bagi kita yang tinggal di Bagansiapiapi dan sekitarnya. Bilamana ini nanti jembatan runtuh akan menyusahkan sehingga masyarakat dan nanti lewat jalan yang lama.

“Ya dan juga ini sudah kita koordinasikan dengan PU provinsi Riau dalam waktu dekat katanya itu akan perawatan rutin dan anggarannya sudah ada. Tapi pelaksananya belum. Tadi saya mendapatkan informasi dari Kepala Dinas PUPR provinsi Riau itu anggarannya sudah ada,” sebutnya.

Pemkab Rohil berharap kepada pemerintah daerah provinsi (Pemprov) Riau agar ruas jalan antara Dumai-Sinaboi titik awalnya dimulai dari Sinaboi mengarah ke Kota Dumai namun titik awal pembangunan tidak bisa di rubah.

“Saya juga minta kepada Kepala PUTR Provinsi Riau dimasukkan ajalah dana anggaran pemeliharaan jalan mulai dari Desa Darusalam menuju Kota Dumai. Itu sudah di janjikan kemarin. Kita tunggu ajalah realisasi daripada Pemerintah Provinsi Riau,” kata Bupati.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) terus melakukan diskusi dengan Gubernur Riau terpilih, Drs H Syamsuar dan Wakilnya, Edi Natar Nasution, tentang program peningkatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Rokan Hilir.

Hal itu diungkapkan Bupati H Suyatno kepada sejumlah wartawan ketika ditemui di sela-sela rapat koordinasi bersama jajaran Forkopimda Rokan Hilir, bertempat di Mess Pemda Rohil di Jalan Perwira, Kota Bagansiapiapi, Selasa 19 Februari 2019.

“Ya kita sudah berdiskusi panjang lebar dengan Drs H Syamsuar selaku gubernur terpilih kebetulan beliau adalah putra Rokan Hilir kelahiran Desa Jumrah. Beliau adalah sahabat saya,” pungkas bupati.

Setelah berakhirnya pemilihan gubernur dan wakil gubernur Riau pihaknya kembali berdiskusi panjang lebar untuk memikirkan bagaimana perjuangan yang harus di hadapi dan apa yang harus dilakukan.

Tentunya kata H Suyatno tidak hanya memikirkan Kabupaten Rokan Hilir saja, namun provinsi Riau secara keseluruhan yang terdiri dari 12 kabupaten/kota.



“Ini nanti menjadi beban pemikiran beliau nanti. Tapi harapan saya sebagai sahabat sekaligus gubernur Riau yang baru, sebagai orang negeri ini tentunya porsi pembangunan itu kita harapkan Rohil lebih lah. Karena pertimbangan pertimbangan emosional kita,” ujar H Suyatno.

Menurut H Suyatno, Gubernur Riau terpilih Drs H Syamsuar dan Edi Natar Nasution merupakan seorang sosok yang religius, sosok yang bijak, tekun dalam bekerja dan tidak mau ber neko-neko di dalam bekerja.

“Sama-sama kita harus berjuang. Jangan mentang-mentang pak Syamsuar orang negeri kita Rokan Hilir, lalu kita berleha leha, kita harus berjuang membantu beliau menyusun program-program pembangunan,

Karena sudah pernah mengalami lebih kurang tiga tahun bersama beliau sebagai anak buahnya, saya tau persis sosok pak Syamsuar itu seperti apa,” kata H Suyatno menegaskan.

Sebagai warga Rokan Hilir, H Suyatno mengajak seluruh masyarakat selalu mendoakan agar H Syamsuar dan wakilnya Edi Natar Nasution bisa memimpin Riau, dan fokus membangun dan kemajuan negeri berjuluk  ‘Lancang Kuning’ kedepan. Sebab, 12 kabupaten/kota se Riau sekarang sudah berada di atas pundak dan kepala mereka.

“Bagaimana beliau ini bisa bangkit maju dan berkembang. Mudah-mudahan di tangan beliau provinsi Riau ini bisa berhasil untuk membangun negeri yang kita cintai ini, khususnya Kabupaten Rokan Hilir yang kita sayangi,” katanya.

Untuk mewujudkanya pembangunan Rohil tentunya tidak bisa bekerja sendiri tanpa ada campur tangan dan bantuan dari pemerintah provinsi. Jika Pemprov Riau mau bersama berjuang dengan Pemkab Rohil, maka  Bupati H Suyatno meyakini hal ini pasti akan terwujud.

Adapun sepuluh program yang menjadi prioritas pembangunan daerah dalam lima tahun ke depan antara lain yaitu: pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan pelabuhan, energi listrik, kesedian air bersih, sanitasi lingkungan serta transportasi; kedua, pembangunan pendidikan; ketiga, pengembangan kawasan industri terpadu dan iklim investasi daerah.

Keempat: reformasi birokrasi, kelima: peningkatan dan pengembangan prasarana wilayah, keenam: penataan dan lingkungan hidup, ketujuh: pengembangan kawasan agropolitan, minapolitan dan teknologi.

Kedelapan: penanggulangan kemiskinan dan kesejahteraan sosial melalui perluasan kesempatan kerja dan pembangunan kemandirian desa, Kesembilan: pembangunan dan pengembangan pertanian, perikanan perkebunan dan perternakan dan terakhir yakni pengembangan kawasan wisata. (adv/humas)

Akses getarpijar.com Via Mobile m.getarpijar.com
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR

Senin,13 Mei 2019 - 14:45:39 WIB

Pemkab Rohil Terapkan Program Sekolah Adiwiyata

ROKAN HILIR - GETAR PIJAR.COM - Dalam masa kepemimpinannya untuk lima tahun serta mewujudkan Visi dan Misi Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno menargetkan ditahun 2021 semua sekolah di Rohil menjadi sekolah adiwiyata. Demikian disampaikan melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohil, Suwandi S.Sos kepada awak media, Sabtu (11/05/2019).

Senin,13 Mei 2019 - 14:45:39 WIB

Pemkab Rohil Terapkan Program Sekolah Adiwiyata

ROKAN HILIR - GETAR PIJAR.COM - Dalam masa kepemimpinannya untuk lima tahun serta mewujudkan Visi dan Misi Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno menargetkan ditahun 2021 semua sekolah di Rohil menjadi sekolah adiwiyata. Demikian disampaikan melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohil, Suwandi S.Sos kepada awak media, Sabtu (11/05/2019).