Tanggal :

Sepanjang 2014, Ditjen Pajak Selesaikan 42 Kasus

Dibaca: 629 kali  Rabu,28 Januari 2015 | 21:10:57 WIB
Sepanjang 2014, Ditjen Pajak Selesaikan 42 Kasus
Ket Foto :

JAKARTA - Pijar Riau - Dalam rangka melaksanakan fungsi penegakkan hukum di bidang perpajakan, selama 2014 Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan telah menyerahkan berkas penyidikan yang dinyatakan oleh Kejaksaan (P-21) sebanyak 42 berkas dengan jumlah kerugian pada pendapatan negara sebesar Rp 266,9 miliar.

Direktur Intelijen dan Penyidikan, Yuli Kristiyono mengatakan, jumlah ini meningkat 280 persen dibanding penyelesaian berkas penyidikan di tahun 2013, yang sebanyak 15 berkas perkara. "Jumlah kasus yang P-21 melebihi target yang diberikan
Kementerian yakni sebanyak 32 berkas," kata Yuli, kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Rabu (28/1/2015).
Yuli mengatakan, modus tindak pidana di bidang perpajakan meliputi, memungut pajak tapi tidak menyetor, atau menyampaikan Surat Pemberitahuan dan/atau keterangan yang isinya tidak benar, antara lain menggelapkan omzet dan biaya fiktif.

Modus lain, kata Yuli, berupa tidak disampaikannya Surat Pemberitahuan, serta menerbitkan dan/atau menggunakan faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi yang sebenarnya yang dikenal dengan istilah Faktur Pajak Fiktif.

"Selama tahun 2014, telah dilakukan penangkapan terhadap 27 orang tersangka pelaku tindak pidana di bidang perpajakan. Kegiatan penangkapan dan penahanan ini dapat dilaksanakan dengan bantuan penuh dari Kepolisian," ucap Yuli. (kpc)

Akses getarpijar.com Via Mobile m.getarpijar.com
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR

Senin,13 Mei 2019 - 14:45:39 WIB

Pemkab Rohil Terapkan Program Sekolah Adiwiyata

ROKAN HILIR - GETAR PIJAR.COM - Dalam masa kepemimpinannya untuk lima tahun serta mewujudkan Visi dan Misi Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno menargetkan ditahun 2021 semua sekolah di Rohil menjadi sekolah adiwiyata. Demikian disampaikan melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohil, Suwandi S.Sos kepada awak media, Sabtu (11/05/2019).