Tanggal :

Giliran Zulkarnain KPK Dilaporkan ke Polisi

Dibaca: 685 kali  Senin,26 Januari 2015 | 14:44:43 WIB
Giliran Zulkarnain KPK Dilaporkan ke Polisi
Ket Foto : Wakil Ketua KPK, Zulkarnaen (tengah) bersama Bambang Widjojanto (kiri) dan Deputi Pencegahan KPK, Johan Budi SP (kanan) di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu, 24 Januari 2015.
 Jakarta - Setelah Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Adnan Pandu Praja, kali ini giliran Zulkarnain yang akan dilaporkan ke Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri. "Kami merencanakan tanggal 28 Januari ke Bareskrim," kata Presidium Jatim Am dari Aliansi Masyarakat Jawa Timur, Fathur Rosyid, saat dihubungi, Selasa, 26 Januari 2015.
 
Fathur Rosyid menyatakan pihaknya akan melaporkan Zulkarnain ke Bareskrim terkait dengan kasus dugaan korupsi dana hibah Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) Jawa Timur pada 2008. Zulkarnain diduga menerima uang suap sekitar Rp 5 miliar untuk menghentikan penyidikan perkara tersebut. 
 
"Kasus tersebut berkaitan dengan penguasa Jawa Timur, Gubernur Soekarwo," ucap mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur itu. Saat itu, Zulkarnain masih menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. (Baca: KPK Vs Polri, Demokrat Anggap Jokowi Belum Tegas)
 
Kasus korupsi tersebut pernah dibahas oleh DPRD Jatim. Menurut penuturan pimpinan Dewan, kata Fathur Rosyid, Zulkarnain menerima uang sebesar Rp 5 miliar. "Meski tidak melihat secara langsung, digambarkan dengan jelas oleh pimpinan Dewan saat itu," kata Fathur Rosyid. 
 
Fathur Rosyid menampik laporan tersebut sebagai upaya pelemahan KPK. Menurut dia, laporan ini justru bertujuan untuk membersihkan KPK dari oknum-oknum bermasalah. "Kami mendukung KPK, tapi tidak per orang," katanya. "Kami ingin KPK tidak menjadi tempat persembunyian." (Baca: Jagoan Hukum ke Istana, Jokowi Bentuk Tim Khusus)
 
Pekan kemarin, KPK mendapat serangan bertubi-tubi. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan menyuruh saksi memberikan keterangan palsu dalam persidangan. Lalu Adnan dilaporkan terkait dengan dugaan merampok saham milik PT Daisy Timber sebesar 85 persen. (tpc)
Akses getarpijar.com Via Mobile m.getarpijar.com
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR

Senin,13 Mei 2019 - 14:45:39 WIB

Pemkab Rohil Terapkan Program Sekolah Adiwiyata

ROKAN HILIR - GETAR PIJAR.COM - Dalam masa kepemimpinannya untuk lima tahun serta mewujudkan Visi dan Misi Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno menargetkan ditahun 2021 semua sekolah di Rohil menjadi sekolah adiwiyata. Demikian disampaikan melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohil, Suwandi S.Sos kepada awak media, Sabtu (11/05/2019).